Shevchenko Yakin PSG Akan Menuju ke Final Liga Champions Musim Ini

Shevchenko Yakin PSG Akan Menuju ke Final Liga Champions Musim Ini

Legenda AC Milan, Andriy Shevchenko, percaya jika Paris Saint-Germain memiliki kualitas baik guna melaju ke fase final Liga Champions musim ini. Menurut pendapatnya, PSG bisa tampil penuh meskipun dengan tim yang tidak lengkap.

PSG bakal menjalani pertandingan leg ke 2 babak enam belas besar Liga Champions melawan Manchester United. Di partai permainan pertama, armada Thomas Tuchel sukses memboyong pulang 3 poin dari Old Trafford meskipun berlaga tanpa Neymar dan Edinson Cavani.

“Pertandingan melawan Manchester United adalah ajang unjuk kekuatan PSG di ajang sepak bola Eropa. Saya kagum karena keduanya bisa mendapat kemenangan walau tak berlaga dengan tim yang lengkap, ” tutur Andriy Shevchenko pada Goal.

“Tanpa Cavani serta Neymar, keduanya mampu memperlihatkan penampilan cemerlang. Terutama pada fase kedua. Aku yakin keduanya memiliki kemampuan mumpuni guna melaju ke fase final Liga Champions kampanye musim ini, ” katanya melanjutkan.

Dalam beberapa musim terbaru, Les Parisiens enggak mampu memperlihatkan penampilan paling bagusnya di panggung Eropa. Musim kemarin, perjalanan keduanya harus kandas di babak enam belas besar usai kalah melalui Real Madrid.

Penampilan paling baik mereka pada ajang Liga Champions berlangsung pada kampanye musim 2012-13, 2013-14, 2014-15 serta 2015-16. Saat itu, mereka berhasil menembus hingga menuju babak perempat-final. Dalam 4 kesempatan ini, langkah Thiago Silva dkk disudahi dengan Barceloa (2012-13 dan 2014-15), Chelsea (2013-14) dan Manchester City (2015-16).

Capello Sebut Neymar Tukang Diving

Capello Sebut Neymar Tukang Diving

Bekas manajer tim nasional Inggris, Fabio Capello mengecam performa Neymar dengan tim nasional Brasil di Piala Dunia 2018. Dia mengatakan Neymar kerap mengerjakan aksi diving di dalam sebuah laga.

Seperti data dari situs Liga Inggris, Brasil menang vs Kosta Rika di dalam pertandingan ke-2 penyisihan grup Piala Dunia 2018. Tapi, keunggulan tersebut mereka capai dengan tak sederhana.

Mereka musti menanti hingga injury time tuk memecah kebuntuan. Skor dari Philippe Coutinho serta Neymar akhirnya mengkonfirmasi team didikan Tite mendapat 3 angka.

Tapi terdapat hal yang menarik atensi di laga ini menurut livescore Liga Spanyol. Neymar jatuh dalam area penalti sehabis ada kontak ringan dari punggawa Kosta Rika. Tapi, bekas punggawa Barcelona tersebut tak berhasil mendapat hadiah penalti gara-gara VAR.

“Menurut saya, ia merupakan tukang diving. Ia amat gampang jatuh. Tapi, ia punggawa besar, ia jua seorang juara, ” ungkap Capello pada Tiki Taka Russia.

“Neymar sedikit jenius dari Ronaldo namun masih tumbang di dalam power malah bila di dalam laga ia tak memperlihatkan perubahan kecepatan, dribling serta imajinasinya.”

Tak cuma memberikan komentar performa Neymar. Capello pun mempunyai anggapan tentang tangisan Neymar.

Setelah pertandingan, Neymar tampak mewek menjelang keluar dari arena pertandingan. Menurutnya, Neymar mempunyai beban yang berat menghantarkan kesebelasannya berprestasi di Rusia.

“Dia mewek sebab didalam pikirannya ia masih mempunyai rasa malu yang tinggi dari Piala Dunia di Brasil kemudian hari ini ia merasakan beban musti menghantarkan team ini menuju final,” pungkas Capello.